Senin, 21 Juni 2010

Tokek Tuli Part I

Bismillahirrahmanirrahim


Peringatan hari kemerdekaan di Negeri Binatang berlangsung meriah dengan acara-acara perlombaan..

Salah satu acara yg paling menarik, yg diletakkan di puncak acara adalah Panjat Pinang untuk para Tokek.

Batang Pinang dilumuri getah salah satu pohon yg licin.
Bedanya dari perlombaan Panjat Pinang biasa, pada perlombaan ini tidak untuk memperebutkan sesuatu di atas dan tidak pula perlu kerjasama.

Perlombaannya sederhana, yakni siapa yg duluan sampai ke puncak pohon pinang, dialah yang menjadi pemenangnya.
Aturannya sederhana, jika ada tokek yg sudah jatuh, msih diberi kesempatan tiga kali untuk tetap naik.
Namun, jika sudah ada tokek yang sampai duluan di puncak, maka pertandingan berakhir dgn tokek yg terlebih dahulu sampai di puncak sebagai pemenang pertamanya.

Total peserta tokek yang ikut sebanyak 25 ekor yang datang dari berbagai wilayah Negeri Binatang.
Selain berpartisipasi memperingati hari kemerdekaan, mereka tampaknya juga tergiur dengan hadiah rumah Tokek yang ditawarkan. Di samping tentunya hadiah-hadiah lain yang menggiurkan.


Ketika juri meniup peluit tanda perlombaan dimulai, maka ke-25 ekor tokek ini langsung berebut naik.
Baru beberapa menit, sudah beberapa tokek yang tergelincir jatuh. Penonton pun semakin histeris melihat perjuangan para tokek yang sangat bersusah payah mencapai puncak.
Ada yang memotivasi, namun lebih banyak yang mencerca serta sok mengatur. Dalam hal ini mungkin penonton jauh lebih hebat dari pemain itu sendiri....

bersambung



18 Juni 2010

Tidak ada komentar: