Bismillah..
Mengingatkan diri sendiri dan saudara semuslim, bersama kita teguhkan hati, mantapkan aqidah dan sinari hati dan jiwa dengan iman dan taqwa..
Bermujahadah melawan nafsu yang senantiasa mengajak kepada kebatilan..
Mudah-mudahan kita tidak terpedaya dengan kesenangan dunia fana ini..
InsyaAllah
"Boleh jadi Allah sudah membukakan pintu ketaatan, tetapi tidak membukakan pintu penerimaan dan boleh jadi Allah mentakdirkan berbuat maksiat yang menyebabkan bertaubat dan dekat kepada Allah..
Sesungguhnya maksiat yang mencetuskan ketundukan dan membuat hati hancur lebih baik daripada ketaatan yang mengakibatkan ketakjuban diri sendiri dan ketakaburan..
Adakalanya sengaja Allah timpakan ujian yang berat keatas hamba-Nya..
Ketika itu hati si hamba akan merintih walaupun bibir bisa mengukir senyum..
Kadang-kadang ujian datang silih berganti ; seolah-olah Allah tidak mendengar rintihan hati hambaNya..
Sebenarnya Allah rindu untuk mendengar rintihan hati si hamba..
Tanpa ujian, hati tidak ingat Allah dan lalai, sehingga hilanglah rasa kehambaan dalam diri..
Lalu karena itu, Allah datangkan ujian silih berganti agar rintihan hati si hamba tidak terputus kepada Tuhannya..
Senin, 21 Juni 2010
Rintihan Hati Seorang Hamba
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar